Kayu Meranti Oven untuk Bahan Kusen dan Pintu


Kayu Meranti Oven untuk bahan kusen dan pintu?


Bukankah kayu Meranti biasanya adalah kayu yang dijual di toko bangunan untuk papan cor dan tunjangan bekesting?


Jawabannya adalah BUKAN.


Karena kayu Meranti sangat mudah kita temukan di Indonesia, turunan dari kelompok jenis Meranti ini ada banyak. Beberapa diantaranya adalah : Kayu Damar, Kayu Randu. Meranti Putih, Meranti Merah, Kayu Balau, Kayu Giam.

(sumber : SI-PNBP Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan website)


Jadi jenis Kayu Meranti yang biasanya digunakan untuk bahan baku pembuatan konstruksi bangunan adalah jenis turunan dari kelompok pohon jenis Meranti, yaitu Kayu Randu, Kayu Giam, campuran dari sisa potongan kayu jenis Meranti.


Sehingga, banyak orang beranggapan bahwa kayu jenis Meranti kegunaannya hanya sebatas untuk kayu bangunan yang dipakai untuk bekesting cor dan tunjangan cor dak.


Yang ukurannya hanya (tebal)4cm x (lebar)6cm x (panjang)400cm, atau (tebal) 5cm x (lebar) 7cm x (panjang) 400cm. Seperti gambar dibawah ini :

kayu jenis meranti, giam, randu, campur untuk reng bekesting
Contoh Kayu ukuran Reng untuk Bekesting Cor

Banyak juga yang beranggapan bahwa Kayu Meranti adalah kayu kasar, banyak serabut dan hanya bisa dipakai untuk papan cor.

Yang ukurannya hanya (tebal)2cm x (lebar)18cm x (panjang)300cm ? Seperti gambar di bawah ini :

meranti campur non oven untuk papan cor bekesting
Contoh Kayu ukuran Papan untuk Papan Cor

Namun,

kegunaan kayu Meranti lebih bervariasi dari yang disebutkan diatas.


KEGUNAAN KAYU MERANTI YANG LEBIH PREMIUM

Adalah sebagai bahan pembuatan :

- Plywood

- Kusen

- Pintu

- Jendela

- Architraf

- Lis Profil

- Plinth / Skirting lantai

- Frame Pigora


Di PK Naga Jaya, Jenis kayu Meranti untuk bahan Kusen dan Pintu, adalah jenis Meranti Putih (berasal dari daerah Kalimantan), Meranti Batu dan Meranti Merah (berasal dari daerah Sulawesi)


Ukuran Balok untuk bahan Kusen atau rangka Jendela :

6cmx12cmx400cm, 6cmx15cmx400cm


Ukuran Papan untuk bahan Pintu : mulai tebal 3cm, lebar 10cm, panjang 400cm


Mari kita bahas tentang Meranti Putih dan Meranti Batu, sehingga bisa memberikan gambaran yang lebih jelas untuk Anda dalam memilih jenis kayu untuk proyek Anda.


Meranti Putih

Kayu Meranti Putih mempunyai warna putih kekuningan.

Serat kayu Meranti Putih padat dan oleh karenanya Kayu Meranti Putih memiliki berat jenis sedang hingga tinggi.

Urat Kayu Meranti Putih kebanyakan lurus walaupun ada juga yang bergelombang.


Kayu Meranti Putih terbanyak digunakan untuk bahan plywood dan kedua terbanyak untuk bahan kusen dan pintu.


Tidak sedikit pengrajin yang menggunakan Kayu Meranti sebagai pengganti plywood untuk pembuatan beberapa jenis mebel seperti pintu kitchen set dan top table.


Jenis kayu ini banyak dijumpai dihutan hujan tropis, tumbuh ditanah latosol, podsilik merah, kuning pada ketinnggian hingga 1.000 mdlp seperti di pulau Kalimantan.


ukuran papan meranti oven untuk bahan pintu
Tumpukan Papan Meranti Putih di Naga Jaya

permukaan papan kayu meranti diserut
Kayu Meranti Putih yang sudah di Serut

Meranti Batu

Warna Meranti Batu adalah merah tua kecoklatan.

Fitur visual yang paling lekat dengan Meranti Batu adalah garis-garis putih resin di sepanjang permukaan kayu. Kayu Meranti Batu memiliki kepadatan serat yang lebih tinggi daripada Meranti Putih sehingga berat jenis meranti batu lebih tinggi daripada Meranti Putih.


Secara kekuatan struktural, Meranti Batu juga lebih lebih kuat daripada Meranti Putih. Kayu Meranti Batu memiliki tekstur permukaan yang lebih kasar daripada Meranti Putih dengan urat kayu yang lurus.


Meranti batu ini umumnya bisa tumbuh dimanapun, kecuali pada lahan dengan kontur liat. Tanaman ini bisa tumbuh di ketinggan anttara 0-800 mdlp.



papan kayu meranti ukuran 4cm lebar 25cm bahan pintu, oven solid
Tumpukan Papan Kayu Meranti Batu di Naga Jaya


papan meranti batu serut ukuran tebal 4cm lebar 25cm bahan pintu
Kayu Meranti Batu yang sudah di Serut

Persamaan Meranti Putih dan Meranti Batu


Mudah dikeringkan


Kayu jenis meranti mudah untuk dikeringkan sehingga proses pengeringannya bisa dilakukan di bawah sinar matahari (air dry).


Namun jika menginginkan proses pengeringan kayu lebih cepat dan standar kekeringan kayu dengan kadar kekeringan yang lebih rendah bisa dilakukan proses pengeringan secara mekanis dengan menggunakan metode oven kayu (kiln-dry).


Stabil terhadap perubahan suhu


Kayu jenis merenti ini tidak mudah mengalami perubahan bentuk dan tahan terhadap perubahan suhu, tingkat muai susutnya stabil, sehingga cocok untuk bahan pembuatan kusen, pintu dan jendela.



Termasuk Awet


Untuk penggunaan dalam ruangan jenis meranti memiliki tingkat keawetan sedang hingga tinggi dengan durasi pemakaian antara 10 tahun sampai 15 tahun.



Kekurangan Kayu Meranti


Kayu ini kurang tahan terhadap air.


Kayu Meranti mudah lapuk jika terkena air secara langsung dan terus menerus seperti kehujanan karena jamur pelapuk akan mudah tumbuh di pori-pori kayu.


Jadi kayu meranti ini tidak cocok untuk penggunaan luar ruangan.


Mempertimbangkan kayu Meranti untuk project rumah atau kantor Anda? Whatsapp kami atau Contact Kami dan biarkan kami membantu Anda !



63 views0 comments

Recent Posts

See All